PMMB Merubah Keminderan menjadi Peluang

PMMB Merubah Keminderan menjadi Peluang

 

Didik Prastiyanto, S.T alumni Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus merupakan salah satu peserta PMMB Batch 1 Periode 2021. Pria yang memulai status mahasiswa dari tahun 2017 dan sudah menyelesaikan Pendidikan sarjana tepat waktu selama 4 tahun ini menceritakan awal mula bagaimana bisa memperoleh PMMB padahal dia sendiri merupakan mahasiswa yang minder. Berawal dari sebuah target penyelesaian skripsi yang ditargetkan didik dengan tenggang waktu 6 bulan karena saat itu skripsi sudah diambil pada semester 7 yang mengambil tema pembuatan alat. Namun sayang sekali perekonomian keluarga pada saat itu sedang turun. Bawang merah di sawah gagal panen karena serangan ulat yang tidak bisa diatasi, begitupun petani bawang merah lainnya di desa Didik. Lalu biaya penelitian skripsi harus cari dimana, secara perencanaan estimasi biaya juga tidak murah. Mau jual kambing, tapi masih kecil. Mau cari kerja, saat itu masih awam dan belum tau dunia kerja seperti apa, secara pemikiran Didik mengakui dulu juga sebagai orang yang pesimis dan lebih kearah minder atau kurang percaya diri.

Untuk menenangkan diri, Didik menggunakan media sosial untuk melihat hal-hal menarik untuk hiburan. Scroll dan scroll, hingga tiba di sebuah postingan instagram PKPA UMK, disitu ada informasi open rekruitment magang di perusahaan BUMN lebih tepatnya PMMB Batch 1 Tahun 2021. Jujur saat itu masih belum tertarik sama sekali karena kembali lagi ke kepribadian Didik yang minderan. Kemudian salah satu dosen Teknik Elektro UMK, Bapak Imam Abdul Rozaq, S.Pd., M.T. yang merupakan Pembimbing Utama Skripsi sekaligus menjabat sebagai koordinator skripsi saat itu dan sekarang sudah menjadi Ketua Program Studi Teknik Elektro UMK memberikan informasi juga terkait magang di BUMN di grup mata kuliah. Setelah itu Pak Imam WA dan menanyakan domisili Didik, lalu ditanya minat terkait magang di BUMN dan ada uang sakunya, pembimbing skripsi yang sangat peduli dengan mahasiswanya. Di hari itu juga Didik memutuskan untuk mendaftar dengan persetujuan orang tua. Pendaftaran sangat mudah karena hanya mengisi dan mengupload berkas yang dibutuhkan di Google Form sesuai arahan yang ada di web pkpa.umk.ac.id. dan dalam beberapa hari setelahnya Didik mendapatkan panggilan interview dari PKPA UMK dengan Bapak Farid Noor Romadlon, S.Pd., M.T. selaku ketua PKPA UMK sesuai dengan waktu yang ditentukan. Setelah menjalani proses interview selang beberapa hari tiba-tiba sudah dimasukkan ke grup WA PMMB UMK Batch 1 2021, sepertinya hanya yang lolos matching oleh FHCI yang masuk grup dan diberitahukan jadwal untuk pembekalan langsung dengan Rektor UMK Bapak Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si.

Tibalah waktu pengumuman perusahaan BUMN yang akan dijadikan tempat magang. Hingga tibalah ditempatkan di PT Semen Gresik Pabrik Rembang, Didik di tempatkan di PT Semen Gresik dengan jabatan sebagai Teknisi Pemeliharaan Instrument & DCS, sangat sesuai dengan yang diharapkan. Yang ditunggu akhirnya telah tiba. Didik mendapatkan undangan untuk memulai magang ditanggal 8 Maret 2021. Memakai pakaian hitam putih berjas almamater Didik berangkat dengan semangat. Sampai di gedung CCR Didik dan teman-teman yang lain melalui proses pengecekan prokes dan suhu serta diwajibkan memakai handsanitizer terlebih dahulu baru di arahkan untuk masuk ke ruangan. Didalam ruangan, tempat duduk di tata sesuai dengan aturan prokes. Dan sampailah pada acara penutupan PMMB Batch II 2020 dan pembukaan PMMB Batch 1 2021. Dalam acara tersebut juga ditampilkan presentasi beberapa inovasi yang telah dilaksanakan di PMMB Batch II 2020. Jadi di akhir magang untuk yang di PT Semen Gresik punya kewajiban untuk mengumpulkan laporan magang, logbook harian dan laporan inovasi. Di hari tersebut mereka diperkenalkan tentang aturan magang, detail perusahaan dan juga tentang safety induction. Kemudian mereka mendapatkan APD dan seragam untuk dipakai bekerja. Untuk beberapa hari kedepan mereka mendapatkan materi plant visit, dalam kegiatan ini mereka diperkenalkan secara detail tentang masing-masing unit yang ada di PT Semen Gresik. Selama in class training mereka mendapatkan fasilitas makan siang, snack dua kali sehari, kopi dan teh.Setelah masa in class training selesai saatnya penerjunan di lapangan. Didik menghubungi Bapak Syahrial Ramadhan, S.T. selaku Manager of Instrument & DCS Maintenance untuk konfirmasi sebelum menemui beliau. Setelah sampai ke kantornya Didik memperkenalkan diri secara singkat dan langsung diajak rapat pembagian tugas. Setelah perkenalan lanjut pembagian tugas, nah ini yang membedakan kerja praktek dengan magang, pada saat kerja praktek mungkin hanya ikut bantu-bantu saja sedangkan waktu magang kita memang memiliki jabatan dan benar-benar diberi tanggung jawab untuk melaksanakan tugas sehingga lebih cepat untuk menguasai, itu yang saya rasakan. Sekilas tentang seksi pemeliharaan instrument & DCS merupakan seksi yang menangani terkait sistem instrument dan kontrol yang ada di PT Semen Gresik Pabrik Rembang, ada kurang lebih 1400 equipment yang harus ditangani, tentu ini menjadi tantangan tersendiri untuk belajar keseluruhan.

 Jadi berdasarkan kegiatan PMMB Batch 1 2021 yang telah laksanakan, ada beberapa manfaat yang didapatkan, diantaranya adalah:

 

  1. Skripsi, seandainya tidak mengganti judul skripsi sesuai dengan judul inovasi, maka kemungkinan besar Didik tidak bisa menjadi wisudawan terbaik teknik elektro periode wisuda ke-67.
  2. Dulu Didik orang yang minderan bahkan untuk sekedar mendaftar beasiswa Didik merasa minder dan mengurungkan niat, setelah melaksanakan PMMB Didik sekarang sangat menyukai tantangan dan sering mengambil peluang yang ada apapun itu.
  3. Banyak pengetahuan dan pengalaman yang didapatkan, dari informasi pelatihan menjadi ahli instrumentasi yang Didik baca untuk beberapa hari saja menghabiskan biaya berjuta-juta rupiah, akan tetapi di program PMMB ini saya mendapatkannya secara gratis selama 6 bulan, di beri uang saku malah.
  4. Menambah relasi sehingga diharapkan bisa men-support perjalanan karir Didik.

 

Jadi, intinya tidak perlu minder dengan keadaanmu saat ini, selama kamu mau dan niat untuk tidak hanya berpikir tapi juga bertindak pasti akan ada perubahan besar di hidupmu, thingking but no action is zero. Anda seorang introvert? Sama Didik juga begitu, saat magang beradaptasi menyesuaikan lingkungan akhirnya Didik sekarang lebih percaya diri dan terbiasa dengan sosial, tekanan maupun tantangan. Sudah saatnya kita keluar dari zona nyaman, jadilah kuda hitam untuk dirimu sendiri, kuda hitam atau dark horse merupakan istilah untuk orang yang tidak dikenal secara kemampuan, akan tetapi dapat menjadi pemenang di kompetisi. Hidupmu adalah panggungmu, do your best perfomance.

 

Info Kopertis Wilayah VI

Info Dikti

Go to top