Menu

Pelantikan Dekan Baru Fakultas Teknik

Dekan baru Fakultas Teknik di lingkungan Universitas Muria Kudus (UMK), resmi dilantik, Selasa pagi (5/1/2016). Beliau adalah Mohammad Dahlan ST. MT. yang menggantikan Rochmad Winarso ST. MT.

Dekan baru Fakultas Teknik tersebut dilantik oleh Rektor Dr. Suparnyo SH. MS., yang digelar secara sederhana di Aula Masjid Darul Ilmi. Upacara pelantikan dihadiri Drs. Suhari (Sekretaris Pengurus Yayasan Pembina/YP. UMK), pimpinan universitas dan fakultas, serta pimpinan lembaga dan Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Rektor dalam sambutannya berpesan, pimpinan fakultas teknik yang baru tersebut, bisa menjalankan amanah dengan cara dan kinerja yang baik. ‘’Tantangan ke depan semakin berat, karena banyaknya kompetitor yang akan dihadapi UMK,’’ tegasnya kepada dekan baru fakultas teknik yang akan mengemban tugas hingga 31 Desember 2019.

Untuk itu, menurut Suparnyo, dekan harus bisa menjalankan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) dan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan baik pula. ‘’Fakultas bisa menjalin kerja sama dengan berbagai institusi lain, dan mengembangkan fakultas yang dipimpinnya agar lebih baik,’’ lanjutnya.

Selain itu, orang nomor satu di UMK itu juga berpesan, supaya kualitas lulusan (out put) harus mendapatkan perhatian. ‘’Di luar peningkatan kualitas lulusan, dekan kami harapkan mendorong peningkatan karya ilmiah dosen di fakultas masing-masing,’’ ujarnya.

Tak lupa, Rektor pada kesempatan itu memberikan apresiasi positif kepada para mantan dekan yang telah menyelesaikan tugasnya dengan baik. ‘’Kami sangat berharap, mantan dekan bisa tetap melanjutkan pengabdian dalam bentuk lain untuk ikut memajukan UMK,’’ tuturnya.

Sementara Drs. Suhari menyampaikan, dekan baru diharapkan melakukan evaluasi-evaluasi di fakultas masing-masing, untuk kemudian melakukan perubahan-perubahan menuju arah yang lebih baik.

‘’Kualitas dosen dan alumni juga harus selalu ditingkatkan. Di luar itu, dekan harus menguasai (memahami-Red) berbagai aturan yang ada, baik itu dari yayasan, Kopertis, maupun Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti),’’ pesannya.

Di akhir sambutannya, sekretaris YP. UMK itu mengutip pernyataan dari mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Prof. M. Nuh, bahwa pada dasarnya jabatan itu memiliki dua titik pertemuan.

‘’Pertama, orang menjabat karena keinginan, dan kedua karena lillahi ta’ala (ikhlas karena Allah SWT.). Orang yang menjabat karena keinginan, biasanya mengejar materi dan kehormatan. Tetapi jika karena lillahi ta’ala, maka pejabat itu akan menjalankan amanah sebaik mungkin dan meningkatkan kualitas lembaga yang dipimpinnya,’’ katanya.

 

Dikutip dari:

Fakultas Teknik dan Psikologi UMK Ganti Dekan

Info Kopertis Wilayah VI

Info Dikti

Go to top